Inilah Kronologis Pesawat Sukhoi Yang Hilang Di Bogor

Pesawat penumpang terbaru buatan Rusia, Sukhoi Superjet-100 hilang dari radar saat uji coba terbang dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Rabu 9 Mei 2012 siang. Ada 44 penumpang di dalamnya.

Seperti dimuat situs berita Rusia, RT, pesawat tidak kembali ke bandara pada waktu yang telah dijadwalkan. Saat diketahui hilang, bahan bakar yang ada dalam pesawat diperkirakan telah habis.

Sebelum hilang dari radar, RIA Novosti memberitakan, awak pesawat minta izin untuk turun dari ketinggian 10.000 kaki ke 6.000 kaki, ke arah kanan. Padahal di dekat lokasi tersebut ada gunung setinggi 6.200 kaki.

Ada 44 penumpang dalam pesawat tersebut, termasuk 8 warga Rusia dan 36 penumpang dari warga negara lain, sebagian besar adalah perwakilan dari perusahaan penerbangan ternama.

Sementara, pesawat tersebut dikemudikan awak Rusia. Berdasarkan Twitter yang dikirimkan blogger dan traveller Sergey Dolya, pesawat tersebut dipiloti penerbang senior Aleksandr Yablontsev dan kopilot Aleksandr Kochetkov.

RIA Novosti juga merilis nama-nama enam warga Rusia lainnya. Mereka adalah, aero navigator Oleg Shvetsov, insinyur penerbangan Aleksey Kirkin, insinyur uji terbang terkemuka Dennis Rakhmanov, Nikolay Martyshenko, direktur penjualan "Sukhoi", Evgeny Grebenshchikov, dan kontrak manajer Kristina Kurzhukova.

Sebelumnya, Atase Pers Kedutaan Besar Rusia, Dmitry Solodov  mengatakan, pesawat tersebut hilang saat melakukan demonstrasi terbang sesi kedua. "Sampai sekarang belum ada tanda-tanda keberadaan pesawat itu. Hilang sinyal," tambah dia pada VIVAnews.com.
Pesawat Sukhoi tersebut tiba di Indonesia pada 9 Mei 2012. Ini adalah negara keempat yang dikunjungi selama safari ke enam negara Asia.

Sebelumnya pesawat telah mengunjungi Myanmar, Pakistan dan Kazakhstan. Setelah Jakarta, ia direncanakan mengunjungi dua negara lain, Laos dan Vietnam. sumber
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+